Sabtu, 25 Mei 2013

Tentang masa depan

Generasi Indonesia, iya generasi penerus yang tentu saja akan meneruskan perjuangan membangun negara, perjuangan memajukan negara dan tentu saja perjuangan membantu negara untuk melunasi hutang-hutangnya, kemirisan terjadi saat sebagian besar generasi pintar pindah dan lari dari negara ini, entah karena faktor apa, tapi yang jelas mereka tidak puas akan perlakuan negara terhadap mereka. hingga akhirnya tersisalah generasi "pas-pasan" dinegara ini, sebenarnya perlu diakui, kehebatan warga negara ini sudah tidak bisa diremehkan lagi. tapi itulah persoalannya bagaimana bisa membangun negara jika semua pergi? Tak munafik, membahas masa depan, siapa yang tak ingin kerja mapan diluar negeri? pasti semua membayangkannya, semua pernah memimpikannya. inilah bukti bahwa terdapat kurangnya rasa nasionalisme, bahas masalah nasionalisme pada generasi muda, perlahan tentu saja akan menghilang, ini bukan masalah tapi inilah kebudayaan yang turun menurun.
membicarakan kemapanan semua akan mengarah pada pekerjaan dan tentu saja penghasilan! uang, uang uang uang dan semua sorotan akan mengarah terhadap uang!! korupsi demi apa? demi uang! Kolusi demi apa? uang, Nepotisme? uang! lama-lama negara ini akan dijajah sendiri oleh selembar kertas berwarna merah, biru, hijau itu . . . . . bahkan orang pintar indonesia pergi demi apa? uang.
Lalu apa yang bisa kita berikan untuk negara Ini? negara yang telah memberikan tanahnya, udaranya dan airnya untuk kita gunakan.

SOAL OLIMPIADE KEBUMIAN ITB 2013

Buat temen-temen yang butuh soal olimpiade geosains yang diadakan fakultas teknologi kebumian ITB, ini soalnya...
pasti kalian kaget liat soalnya.. -_______________-
jadi nyesel kemarin gak ikutan, kenapa? soal ini sama mirip dengan soal-soal OSK-OSP tahun 2006-2012 jadi ya tentu aja, semua soal sudah pernah dijawab :(((((

LANGSUNG AJA => DOWNLOAD SOAL DISINI

Kamis, 16 Mei 2013

Dulu waktu masih SD tiap nonton TV terus ada tayangan remaja-remaja pasti yang diceritain masa-masa remaja di SMA, dan aku selalu mikir, "nanti SMA bisa kayak gitu gak ya" tampilan masa-masa SMA di layar kaca tahun 2000-an dulu pasti cinta-cintaan, terus ada geng-gengan, sahabatan. musuhan dan anak-anak OSIS yang keren-keren, tersohor, terkenal, anak basket yang diidolakan, ketua OSIS yang selalu jadi pembicaraan, tas trendy yang ringan-ringan dan masih banyak lagi fatamorgana masa SMA di layar kaca, tapi ternyata? sekarang aku udah SMA, dan aku rasa masa SMAku ya gini-gini aja, flat? nggak sih, tapi gak seindah kisah-kisah di televisi, apalagi masa kelas 2 SMA adalah "masa takterlupakan" dalam hidup seseorang, dan sekarang aku bertanya, catatan kisah hidup apa yang aku dapat di kelas 2 ini? apa yang bisa aku ceritakan pada anak-cucu nanti.. masa kelas 2 SMAku, hanya seperti ini.. prestasikah? belum.,. aku belum mencapai titik dimana sebuah perolehan prestasi bisa dijadikan bahan obrolan, ketenaran? tentu tidak, hanya siswa biasa-biasa saja disekolah, tak terlalu terkenal. lalu apa? kisah cinta? masih sama seperti belasan tahun lalu. tidak ada kisah cinta yang bisa diceritakan.
Lalu bagaimana? kehidupan tak dapat ditebak dengan mudah, kehidupan tak akan memberikan kesempatan.. semua butuh usaha, usaha usaha usaha usaha dan usaha.
Jika ingin mendapat sebuah cerita, berusahalah untuk menuliskan cerita itu

Minggu, 12 Mei 2013

Quotes

Janjiku pada-Mu

Tuhan.. aku pernah berjanji, pernah bersumpah pada-Mu.
Pernah menantang-Mu, pernah meragukan mukjizat-Mu, Tuhan.. aku tahu, tidak seharusnya aku menuliskan semua ini di sini, hubungan dengan-Mu adalah vertikal, langsung kepadamu. bukan melalui tulisan-tulisan seperti ini, Tuhan.. berilah aku kesempatan, maaf.. janji itu.. belum bisa kulakukan, belum bisa ku tepati, Tuhan. beri aku kesempatan, kesempatan terakhir,.. untuk kali ini saja Tuhan. Sesuatu yang kan terkenang seumur hidupku, Tuhan.. goreskan pena takdirmu itu padaku, agar suatu saat nanti, ada sebuah cerita yang dapat kuceritakan untuk generasi-generasi Indonesia.
Tuhan.. maafkan aku, maaf janji itu, belum terpenuhi, Tuhan maaf, aku selalu menuntut tanpa bersyukur pada-Mu, selalu menganggap bahwa jalanku benar, bahwa aku tak salah. Tuhan, aku tahu, kau ada di sini. dalam setiap ucapan dan doa.
Tuhan.. sebuah kesempatan terakhir, bantu aku Tuhan, agar tak mengulangi kesalahan yang sama, untuk ketiga kalinya :'(

Sabtu, 11 Mei 2013

Sebuah kesalahan besar mungkin, semua bercabang. menjadi tiga!! sampai tiga cabang? Semua terbuka atau malah akan menutup seiring berjalannya waktu, pintu pertama.. pertama yang sejak awal 4 tahun yang lalu, pintu yang telah beberapa bulan lalu tertutup, lalu kenapa harus terdobrak dan menganga begitu saja? kenapa  harus disaat sebuah kunci pintu lain terciptakan? terbuka begitu lebar, tapi sayang.. sayang tak akan pernah bisa untuk dimasuki lagi... kenapa? pintu yang terlalu lama tertutup pasti kan penuh debu. mencoba mencari lagi kunci lain yang telah tercipta, kunci telah ditangan tapi bagaimana untuk memasukinya? pintu itu terlalu semu. antara ada dan tiada, sebuah pintu dalam kegelapan tak terlihat, diraba pun tak bisa. bagaimana kau memasukinya? tak seorang pun yang mengetahui pintu apa itu dan apa yang ada di dalamnya, tak seorang pun yang bisa ditanyai. perlahan, kucoba membuang kunci itu, berat? tentu.. sangat berat tapi apa daya? tak bisa mengelak lagi "KAU HARUS MEMBUANG KUNCI ITU" atau menyimpannya? oh tidak, jangan lagi.. jangan lagi menaruh harap pada sesuatu yang tak seorang pun mengetahui apa itu.
dan kini pintu yang terakhir? aku tak yakin, pada pintu itu, apakah dia bersedia membiarkanku memegang ganggang pintu dan memasukinya? entahlah, bisakah pintu itu dimasuki? siapa mengerti apa yang ada didalamnya, entah sesuatu mafik atau sesuati felsik? sesuatu yang ada karena ada masa lalu, atau memang ingin memangang pada masa depan? tangan ini telah menyentuh ganggang pintu itu, tapi hati tak ingin membukanya, tak ingin memasuki alam yang belum perna dirasakan sebelumnya. apa itu jebakan? atau memang itu yang dicari? siapa mengerti, semua rahasia Tuhan sang pengatur dan pencipta.

Jumat, 10 Mei 2013

Gumitir Adventure

Yieh, pilihan yang cukup sulit, antara liburan bareng ortu ato bareng temen kelas, hari Kamis 9 Mei 2013 ada tanggal merah, nah anak kelas punya rencana buat wisata ke puncak rembangan, seru sih.. sekalian wisata kuliner wilayah puncaknya jember. aku beneran udah ngebet banget pingin ikut, tapi dilain pihak ortu udah ngajakin buat ndaki gunung, akunya bingung, tapi batin tetep aja pasti milih buat bareng anak kelas. Sayang beribu sayang, gak bisa.. gara-garanya adekku ngebet aku harus ikutan ndaki gunung, jadi ya gimana lagi, aku ikut acara ortu.

Berangkat dari rumah agak siang, gara-garanya aku bangun kesiangan :D sekitar jam 8nan padahal rencana berangkat jam 6, molor sampe 2 jam gitu, waktu tempuhnya kurang lebih sih 2 jam.
Nyampe sana udah pada siap-siap peralatan (cuma air sih, soalnya gak terlalu berat)
Oke, udah pada siap.. mulai deh, naik-naik gunung landai. iya beneran landai, soalnya masih bareng sama adekku, btw ngomongin soal ndaki gunung, sejak dulu mama suka ngajak anak-anaknya buat naik turun gunung, maklum dulunya mamaku anak pecinta alam, jadi ya wajar nular ke anak-anaknya ini. :D


Haha ini waktu pertama kali ndaki :) di gunung gamping (karst) pegunungan kapur gitu, jadi gak terlalu besar, tapi ya lumayan capek, maklum masih pertama. kata mama sih itung-itung latihan fisik


Ini juga, waktu masih pertama ndaki :) kalo gak salah waktu aku masih SD tuh adekku aja masih kecil -_-


Masih kecil, jadi baru ndaki segini udah capek >,<

Nah. udahan mbahas masalah dahulu kalanya.
kembali ke acara kemarin :)
Yeah, here it's 

Ini dia,,, udah nyampe bagian tengah :)

Masih di bawah, baru mau ndaki.. tuh masih banyak pohon kopinya :)
Masih di wilayah perkebunan.

Nemu jalan enak, jalan setapak. kanan tebing kiri jurang :D suka

Udah turun, ketemu sama terowongan kereta api. :)

Karena capek, akhirnya kita mampir buat beli makan di cafe Gumitir.